Welding Procedure Qualification – ASME

Welding Procedure Qualification

A.     Welding Procedure Specification (WPS)

WPS adalah Procedure yang digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan proses pengelasan. Didalamnya terdiri dari variable-variable yang mempengaruhi hasil pengelasan.  Ada 3 variable sesuai ASME Sec. IX diantaranya:

  1. Essensial Variable : Suatu variable yang perubahanya berpengaruh pada mechanical properties dari hasil pengelasan.
  2. Supplementari Essensial Variable : Suatu variable yang perubahanya berpengaruh pada Nilai Impact dari hasil pengelasan.
  3. Non Essensial Variable : Suatu variable yang perubahanya tidak berpengaruh pada mechanical properties dan Nilai Impact dari hasil pengelasan.

 

B.     Langkah dalam membuat WPS ASME Section IX

1. Menyusun Preliminary WPS

Preliminary WPS dibuat berdasarkan Code and standard, catalogue, and experience.

Parameter utama yang perlu diperhatikan dalam membuat Preliminary WPS:

a. Thikness Range  QW-451 Procedure Qualification Thickness Limits and Test Specimens

b. Material Range QW-424 Base Metals Used for Procedure Qualification

Sehingga sudah diketahui range thickness dan material yang qualified nantinya.

2. Pembuatan Test Coupon (Dimensi lihat QW-464.1 Procedure Qualification Test Coupon and Test Spesimens).

Di ASME Sec. IX tidak dicantumkan secara langsung dimensi dari test coupon melainkan hanya dimensi dari test specimen,

sehingga  tergantung dari pengujian yang disyaratkan.

Dari pengalaman yang selama ini saya lakukan dimensinya test coupon sbb:

Groove weld,             Test on Plate : 380mm x 150mm x thickness

Test on Pipe : 150mm x Thicness

3. Pengelasan pada test coupon

Proses pengelasan pada test coupon sesuai dengan parameter-parameter yang tercantum dalam preliminary WPS.

a. Proses Pengelasan

b. Posisi Pengelasan

c. Joint design

d. Amphere,Voltage, and Travel Speed

e. Thickness

f. Filler Metal

Welding inspector sebagai pihak yang mengawasi, dan Membuat Welding Test Record (Welding Current, travel speed, welding     sequence, dll.). Prameter yang harus direcord minimum harus memuat semua essensial variable sesuai proses pengelasan karena     essensial variable dari masing-masing proses berbeda (Lihat QW-250 Welding Variables).

4. Pengujian/Examination

NDT: Visual Test, Radiographic Test,MT or PT

DT: Mechanical Test QW-451 Procedure Qualification Thickness Limits and Test Specimens

5. Procedure Qualification Record (PQR)

PQR merupakan catatan atau record dari semua parameter essensial variable pada saat test coupon dilaksanakan.

Data-data yang diperlukan dalam menyususn PQR:

a. Welding Test Record

b. Data Lulus Uji NDT (Visual Inspection Report, Radiographic Test Report, MT or PT)

c. Data lulus uji  DT / Mechanical Test Report (Tensile, Bending,etc)

d. Filler Metal Certificate

d. Material Certificate

6. Penyusunan WPS

Proses pemasuakan data dari data actul (PQR) dirubah ke dalam range sesuai essensial variable (QW-250 Welding Variables)

untuk diinput ke dalam WPS.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: